Metro TV Harus Bersihkan Nama ROHIS

21 Sep

BANDUNG, muslimdaily.net – Forum Alumni Rohis Bandung Raya bersama Lembaga Dakwah Kampus Bandung Raya, FSLDK Bandung Raya, didukung oleh guru-guru Pendidikan Agama Islam dan pembina organisasi Rohani Islam (ROHIS) Bandung Raya melaksanakan aksi protes terhadap tuduhan Metro TV di depan Gedung Sate, Rabu siang (17/8). Aksi ini merupakan gerakan perlawanan atas tuduhan Metro TV yang menyebutkan bahwa rekrutmen teroris dilaksanakan melalui ekstrakurikuler yang digelar di masjid-masjid. Satu-satunya ekstrakurikuler yang akrab dengan masjid hanyalah Rohani Islam atau ROHIS.

Metro TV sebagai salah satu stasiun televisi nasional pada Jumat (14/9), menyiarkan berita soal rekrutmen teroris yang bertajuk "Awas, Generasi Baru Teroris!" Berita ini melahirkan stigma terhadap ekstrakurikuler ROHIS. "Setelah berita Metro TV disiarkan, tidak sedikit orang tau siswa yang melarang anaknya mengikuti kegiatan ROHIS," ujar salah satu orator yang menjadi wakil pembina ROHIS dalam aksi protes tersebut. Berita Metro TV ini menghalangi siswa SMP dan SMA untuk mengetahui Islam lebih mendalam. Padahal banyak kegitan ROHIS yang dapat mengembangkan karakter siswa menjadi lebih kuat dan Islami.

ROHIS sudah mencetak banyak generasi prestatif yang sangat jauh dari praktik terorisme. Orang nomor satu di Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Lc. merupakan alumni organisasi Islam ini. Pemberitaan yang disiarkan oleh Metro TV tentu salah besar. Oleh sebab itu, Forum Alumni Rohis Bandung Raya menyatakan bahwa berita yang disebarkan oleh Metro TV adalah fitnah dan pencemaran nama baik terhadap aktivis dan organisasi ROHIS seluruh Indonesia. Melalui aksi hari ini Forum Alumni Rohis Bandung Raya dan elemen pendukungnya melakukan somasi atau peringatan kepada Metro TV untuk melakukan:

1. Meminta maaf secara resmi dan terbuka atas pemberitaan tidak benar terhadap ROHIS.

2. Permintaan maaf dilakukan melalui media nasional baik cetak maupun elektronik selama prime time.

3. Mengadakan diskusi publik di televisi nasional dengan mengundang para tokoh alumni ROHIS untuk menjelaskan kegiatan ekstrakurikuler ROHIS yang sebenarnya.

Apabila tiga tuntutan ini tidak dilaksanakan dalam tiga hari setelah aksi ini, kasus ini akan dibawa ke  Dewan Pers Nasional dan Metro TV akan dicap sebagai media yang tidak memiliki integritas. Hilangnya integritas Metro TV diperlihatkan peserta aksi melalui karangan bunga yang bertuliskan "Turut Berduka Cita Atas Matinya Etika Jurnalistik Oleh Metro TV" yang dipampang di tengah-tengah peserta aksi. [Linda]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: